{"id":4595,"date":"2025-05-27T04:08:41","date_gmt":"2025-05-27T04:08:41","guid":{"rendered":"https:\/\/ccsi.asia\/?p=4595"},"modified":"2025-05-27T06:05:13","modified_gmt":"2025-05-27T06:05:13","slug":"10-kunci-sukses-bisnis-keluarga-agar-bertahan-lintas-generasi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ccsi.asia\/id\/10-kunci-sukses-bisnis-keluarga-agar-bertahan-lintas-generasi\/","title":{"rendered":"10 Kunci Sukses Bisnis Keluarga agar Bertahan Lintas Generasi"},"content":{"rendered":"<p>Bisnis keluarga memiliki daya tarik tersendiri. Dibangun dari fondasi kepercayaan, kedekatan emosional, dan nilai-nilai yang diwariskan turun-temurun, bisnis jenis ini sering menjadi tulang punggung perekonomian, baik di Indonesia maupun dunia.<\/p>\n<p>Siapa yang tak kenal Sampoerna? Didirikan pada tahun 1913 oleh Liem Seeng Tee, Sampoerna bermula dari industri rumahan di Surabaya. Ia meracik kretek secara manual dengan cita rasa khas. Melalui tangan anak dan cucunya, perusahaan ini berkembang menjadi salah satu produsen rokok terbesar di Indonesia.<\/p>\n<p>Yang menarik, meskipun akhirnya saham mayoritas diakuisisi oleh Philip Morris (2005), keluarga Sampoerna tetap menjadi salah satu keluarga terkaya di Indonesia.<\/p>\n<p>Dalam skala dunia ada jaringan retail terbesar di dunia yakni Walmart, didirikan oleh Sam Walton pada 1962. Kini, perusahaan ini tetap berada di bawah kendali keluarga Walton dan menjadi salah satu contoh sukses bisnis keluarga terbesar di dunia.<\/p>\n<p>Berikut adalah <strong>10 Kunci Bisnis Keluarga yang Berkelanjutan<\/strong>, hasil dari pembelajaran kisah nyata bisnis keluarga sukses dari Indonesia dan dunia:<\/p>\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_81 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewbox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewbox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseprofile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/ccsi.asia\/id\/10-kunci-sukses-bisnis-keluarga-agar-bertahan-lintas-generasi\/#1_Visi_dan_Nilai_yang_Jelas_dan_Disepakati\" >1. Visi dan Nilai yang Jelas dan Disepakati<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/ccsi.asia\/id\/10-kunci-sukses-bisnis-keluarga-agar-bertahan-lintas-generasi\/#2_Pisahkan_Urusan_Keluarga_dan_Bisnis\" >2. Pisahkan Urusan Keluarga dan Bisnis<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/ccsi.asia\/id\/10-kunci-sukses-bisnis-keluarga-agar-bertahan-lintas-generasi\/#3_Penerus_yang_Disiapkan_Sejak_Dini\" >3. Penerus yang Disiapkan Sejak Dini<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/ccsi.asia\/id\/10-kunci-sukses-bisnis-keluarga-agar-bertahan-lintas-generasi\/#4_Struktur_Organisasi_yang_Profesional\" >4. Struktur Organisasi yang Profesional<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/ccsi.asia\/id\/10-kunci-sukses-bisnis-keluarga-agar-bertahan-lintas-generasi\/#5_Sistem_Kepemilikan_dan_Waris_yang_Jelas\" >5. Sistem Kepemilikan dan Waris yang Jelas<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/ccsi.asia\/id\/10-kunci-sukses-bisnis-keluarga-agar-bertahan-lintas-generasi\/#6_Komunikasi_yang_Terbuka_dan_Rutin\" >6. Komunikasi yang Terbuka dan Rutin<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/ccsi.asia\/id\/10-kunci-sukses-bisnis-keluarga-agar-bertahan-lintas-generasi\/#7_Inovasi_Berkelanjutan\" >7. Inovasi Berkelanjutan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/ccsi.asia\/id\/10-kunci-sukses-bisnis-keluarga-agar-bertahan-lintas-generasi\/#8_Tata_Kelola_dan_Etika_yang_Kuat\" >8. Tata Kelola dan Etika yang Kuat<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/ccsi.asia\/id\/10-kunci-sukses-bisnis-keluarga-agar-bertahan-lintas-generasi\/#9_Kesiapan_Menghadapi_Krisis\" >9. Kesiapan Menghadapi Krisis<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-10\" href=\"https:\/\/ccsi.asia\/id\/10-kunci-sukses-bisnis-keluarga-agar-bertahan-lintas-generasi\/#10_Tujuan_yang_Lebih_Besar_dari_Sekadar_Uang\" >10. Tujuan yang Lebih Besar dari Sekadar Uang<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-11\" href=\"https:\/\/ccsi.asia\/id\/10-kunci-sukses-bisnis-keluarga-agar-bertahan-lintas-generasi\/#Apakah_Anda_Sedang_Mencari_Jasa_Konsultan_Bisnis_Keluarga\" >Apakah Anda Sedang Mencari Jasa Konsultan Bisnis Keluarga?<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Visi_dan_Nilai_yang_Jelas_dan_Disepakati\"><\/span>1. Visi dan Nilai yang Jelas dan Disepakati<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Bisnis keluarga harus memiliki <strong>visi jangka panjang<\/strong> dan nilai-nilai inti yang menjadi panduan bersama. Ini menjadi fondasi kuat saat menghadapi konflik atau perubahan. Keduanya <strong data-start=\"465\" data-end=\"493\">harus disepakati bersama<\/strong> oleh seluruh keluarga yang terlibat dalam bisnis. Tanpa kesamaan visi dan nilai, akan muncul perbedaan arah, konflik, bahkan potensi perpecahan.<\/p>\n<p><em>Contoh: Ferrero memegang teguh kualitas dan nilai kekeluargaan di setiap produknya.<\/em><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Pisahkan_Urusan_Keluarga_dan_Bisnis\"><\/span>2. Pisahkan Urusan Keluarga dan Bisnis<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Konflik keluarga bisa merusak bisnis jika tidak ditangani secara profesional. Buat batasan tegas antara diskusi bisnis dan dinamika personal.<\/p>\n<p>Dalam bisnis keluarga, peran sebagai &#8220;ayah, ibu, anak, kakak, adik&#8221; harus <strong data-start=\"310\" data-end=\"323\">dibedakan<\/strong> dengan peran sebagai &#8220;direktur, manajer, staf, atau pemegang saham&#8221;. Banyak bisnis keluarga yang gagal bertahan ke generasi kedua atau ketiga <strong data-start=\"1281\" data-end=\"1313\">bukan karena bisnisnya buruk<\/strong>, tapi karena konflik antar saudara mengenai kepemimpinan, gaji, atau warisan.<\/p>\n<p data-start=\"1394\" data-end=\"1582\">Di sisi lain, keluarga <strong data-start=\"1417\" data-end=\"1437\">Walton (Walmart)<\/strong> memisahkan urusan keluarga dan operasional bisnis dengan menyewa manajemen profesional, sehingga bisnis tetap sehat dan keluarga tetap harmonis.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Penerus_yang_Disiapkan_Sejak_Dini\"><\/span>3. Penerus yang Disiapkan Sejak Dini<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Regenerasi adalah tantangan besar dalam bisnis keluarga. Libatkan generasi penerus sejak dini dalam proses bisnis, berikan pendidikan dan pelatihan yang sesuai. Studi global menunjukkan bahwa hanya sekitar <strong data-start=\"922\" data-end=\"945\">30% bisnis keluarga<\/strong> yang mampu bertahan ke generasi kedua, dan hanya <strong data-start=\"995\" data-end=\"1021\">13% ke generasi ketiga<\/strong>.<\/p>\n<p data-start=\"1058\" data-end=\"1209\"><strong data-start=\"1058\" data-end=\"1075\">Anthony Salim<\/strong> dipersiapkan sejak muda dalam berbagai proyek Salim Group. Saat krisis 1998, ia siap mengambil alih dan berhasil membalikkan keadaan.<\/p>\n<p data-start=\"1212\" data-end=\"1346\">Di Jepang, bisnis keluarga yang berumur ratusan tahun bahkan <strong data-start=\"1273\" data-end=\"1300\">mengadopsi anak menantu<\/strong> sebagai penerus jika anak kandung tidak siap.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Struktur_Organisasi_yang_Profesional\"><\/span>4. Struktur Organisasi yang Profesional<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Keluarga boleh jadi pemilik, tetapi manajemen harus dijalankan oleh profesional \u2014 baik dari keluarga maupun non-keluarga \u2014 dengan kompetensi mumpuni.<\/p>\n<p>Bisnis tetap bisnis yang harus memiliki <strong data-start=\"257\" data-end=\"297\">struktur organisasi yang profesional<\/strong> \u2014 artinya setiap orang (baik dari dalam maupun luar keluarga) memiliki <strong data-start=\"369\" data-end=\"419\">peran, tanggung jawab, dan wewenang yang jelas<\/strong> sesuai kompetensinya, bukan hanya berdasarkan hubungan darah.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Sistem_Kepemilikan_dan_Waris_yang_Jelas\"><\/span>5. Sistem Kepemilikan dan Waris yang Jelas<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Atur hak kepemilikan dan warisan sejak awal. Buat konstitusi keluarga, perjanjian tertulis, atau akta waris untuk mencegah sengketa di masa depan.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"6_Komunikasi_yang_Terbuka_dan_Rutin\"><\/span>6. Komunikasi yang Terbuka dan Rutin<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Jangan abaikan komunikasi internal. Adakan rapat keluarga bisnis secara berkala untuk menjaga keterbukaan dan menghindari salah paham.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"7_Inovasi_Berkelanjutan\"><\/span>7. Inovasi Berkelanjutan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Keberlanjutan hanya bisa dicapai jika bisnis terus berinovasi sesuai zaman. Jangan terpaku pada cara lama hanya karena itu &#8220;warisan.&#8221; Dalam bisnis keluarga, tantangannya adalah menjaga keseimbangan antara <strong data-start=\"467\" data-end=\"491\">melestarikan tradisi<\/strong> dan <strong data-start=\"496\" data-end=\"514\">berani berubah<\/strong> sesuai zaman.<\/p>\n<p><em>Contoh: Indomie terus berinovasi dengan produk baru untuk pasar global.<\/em><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"8_Tata_Kelola_dan_Etika_yang_Kuat\"><\/span>8. Tata Kelola dan Etika yang Kuat<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Buat SOP, kebijakan internal, dan etika bisnis yang jelas. Ini penting agar bisnis bisa berkembang secara sehat dan dipercaya publik.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"9_Kesiapan_Menghadapi_Krisis\"><\/span>9. Kesiapan Menghadapi Krisis<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Bangun mentalitas tahan banting. Banyak bisnis keluarga bertahan karena kekompakan saat krisis (contoh: pandemi, krisis ekonomi).<\/p>\n<p><em>Contoh: Martha Tilaar tetap eksis berkat adaptasi digital dan loyalitas tim.<\/em><\/p>\n<p><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-4596 size-full\" title=\"Bsinis Keluarga Martha Tilaar\" src=\"https:\/\/ccsi.asia\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/Bisnis-Keluara-Martha-Tilaar.jpeg\" alt=\"\" width=\"900\" height=\"639\" srcset=\"https:\/\/ccsi.asia\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/Bisnis-Keluara-Martha-Tilaar.jpeg 900w, https:\/\/ccsi.asia\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/Bisnis-Keluara-Martha-Tilaar-300x213.jpeg 300w, https:\/\/ccsi.asia\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/Bisnis-Keluara-Martha-Tilaar-768x545.jpeg 768w, https:\/\/ccsi.asia\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/Bisnis-Keluara-Martha-Tilaar-18x12.jpeg 18w\" sizes=\"(max-width: 900px) 100vw, 900px\" \/><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"10_Tujuan_yang_Lebih_Besar_dari_Sekadar_Uang\"><\/span>10. Tujuan yang Lebih Besar dari Sekadar Uang<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Bisnis keluarga yang sukses biasanya memiliki <strong>misi sosial, budaya, atau spiritual<\/strong> yang lebih besar. Ini memberi makna dan kekuatan moral untuk bertahan jangka panjang.<\/p>\n<p><em>Contoh: Martha Tilaar ingin melestarikan budaya dan tanaman lokal Indonesia.<\/em><\/p>\n<p>Bisnis keluarga bisa menjadi warisan abadi, jika dikelola dengan bijak, profesional, dan penuh komitmen lintas generasi. Kunci utamanya bukan hanya di tangan satu orang, tapi pada <strong>kolaborasi antar anggota keluarga dengan struktur yang sehat<\/strong>.<\/p>\n<p>Baca juga <a href=\"https:\/\/ccsi.asia\/id\/sambal-bu-rudy-dari-bisnis-kecil-menjadi-warisan-keluarga\/\">Sambal Bu Rudy: Dari Bisnis Kecil Menjadi Warisan Keluarga<\/a><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apakah_Anda_Sedang_Mencari_Jasa_Konsultan_Bisnis_Keluarga\"><\/span>Apakah Anda Sedang Mencari Jasa Konsultan Bisnis Keluarga?<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Setelah memahami peranan penting seorang konsultan bisnis dalam pengembangan usaha, inilah saat yang tepat untuk Anda mengambil langkah nyata. Temukan layanan konsultan bisnis yang tidak hanya berpengalaman, tetapi juga terpercaya di berbagai bidang. Sebagai Konsultan Bisnis terkemuka di Surabaya, CCSI siap berdiri di samping Anda, membantu mengatasi berbagai tantangan dan membuka potensi maksimal bisnis Anda.<\/p>\n<p>Lokasi : Megah Raya, Blok Q No.5, Jl. Raya Kalirungkut No.1-3, Kedung Baruk, Kec. Rungkut, Kota SBY, Jawa Timur 60293<br \/>\nEmail : kontak.ccsi@gmail.com<br \/>\nWhatsapp :\u00a0<a href=\"https:\/\/api.whatsapp.com\/send\/?phone=6285101774732&amp;text=Halo+CCSI+Surabaya&amp;type=phone_number&amp;app_absent=0\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">0851 0177 4732\u00a0<\/a><\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bisnis keluarga memiliki daya tarik tersendiri. Dibangun dari fondasi kepercayaan, kedekatan emosional, dan nilai-nilai yang diwariskan turun-temurun, bisnis jenis ini sering menjadi tulang punggung perekonomian, baik di Indonesia maupun dunia. Siapa yang tak kenal Sampoerna? Didirikan pada tahun 1913 oleh Liem Seeng Tee, Sampoerna bermula dari industri rumahan di Surabaya. Ia meracik kretek secara manual [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":4597,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"site-sidebar-layout":"default","site-content-layout":"default","ast-site-content-layout":"default","site-content-style":"default","site-sidebar-style":"default","ast-global-header-display":"","ast-banner-title-visibility":"","ast-main-header-display":"","ast-hfb-above-header-display":"","ast-hfb-below-header-display":"","ast-hfb-mobile-header-display":"","site-post-title":"","ast-breadcrumbs-content":"","ast-featured-img":"","footer-sml-layout":"","theme-transparent-header-meta":"default","adv-header-id-meta":"","stick-header-meta":"","header-above-stick-meta":"","header-main-stick-meta":"","header-below-stick-meta":"","astra-migrate-meta-layouts":"default","ast-page-background-enabled":"default","ast-page-background-meta":{"desktop":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"ast-content-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"footnotes":""},"categories":[20],"tags":[],"class_list":["post-4595","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-business-consultant"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ccsi.asia\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4595","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/ccsi.asia\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ccsi.asia\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ccsi.asia\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ccsi.asia\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4595"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/ccsi.asia\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4595\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4601,"href":"https:\/\/ccsi.asia\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4595\/revisions\/4601"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ccsi.asia\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4597"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ccsi.asia\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4595"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ccsi.asia\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4595"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ccsi.asia\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4595"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}